Lulusan Sains Data UNM Raih Prestasi di Jurnal Q1 Internasional

Lulusan Sains Data UNM berhasil publikasi di jurnal Q1 internasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Universitas Nusa Mandiri () kembali membuktikan kualitas yang dimiliknya dengan prestasi internasional. Kali ini, Program Studi mencetak lulusannya, Desi Masdin Dama, yang berhasil mempublikasikan hasil penelitian tugas akhirnya di bereputasi Q1 dalam bidang (AI), yakni Artificial Intelligence and Applications.

Artikel ilmiah yang berjudul Fine-Tuning IndoBERTa for Indonesian Digital News Sentiment Classification ini menunjukkan bahwa karya akademik mahasiswa tidak hanya sebagai syarat kelulusan, tetapi juga berkontribusi nyata pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat global. Prestasi ini mencerminkan upaya UNM dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta riset yang relevan di era teknologi yang terus berkembang.

Desi meneliti pengembangan model AI berbasis IndoBERTa untuk meningkatkan akurasi dalam klasifikasi sentimen berita digital berbahasa Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan model analisis sentimen yang lebih sesuai dengan karakteristik bahasa formal dan kompleks yang sering digunakan dalam berita, berbeda dari data media sosial yang sering menjadi fokus penelitian sebelumnya.

Bersama timnya, Desi mengumpulkan dan menganotasi sekitar 1.300 artikel berita nasional sebelum melakukan proses fine-tuning pada model IndoBERTa. Hasilnya, model yang dikembangkan mampu mencapai akurasi hingga 98 persen, mengatasi kesenjangan antara analisis data media sosial dan berita digital.

Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari pengalaman yang diperoleh Desi melalui Internship Experience Program (IEP), program unggulan UNM yang menggabungkan tiga tahun pendidikan dengan satu tahun magang industri. Selama magang sebagai Data Analyst for Business Development Service di PT Sadhana Ekapraya Amitra, Desi mengasah kemampuan analisis data dan pemecahan masalah yang sangat berharga dalam penelitian ini.

Desi menyatakan, “Program magang memberikan pengalaman nyata dalam mengolah dan menganalisis data untuk menyelesaikan permasalahan di dunia industri. Pengalaman tersebut sangat membantu saya ketika menjalankan penelitian dan mengembangkan solusi berbasis kecerdasan buatan.” Ia menambahkan bahwa publikasi di jurnal internasional Q1 menjadi pengalaman berharga dalam meningkatkan kemampuan riset dan wawasan akademik secara global.

Dia juga menekankan pentingnya membangun teknologi kecerdasan buatan yang sesuai dengan kebutuhan nyata. “Kami berupaya menghadirkan solusi untuk memahami sentimen masyarakat melalui berita digital dengan lebih akurat,” ungkapnya. Menariknya, hasil penelitian ini tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi model yang dikembangkan telah diimplementasikan dalam sistem analisis berita secara real-time, berpotensi mendukung riset Natural Language Processing (NLP) di Indonesia.

Ketua Program Studi Sains Data UNM, Tati Mardiana, mengapresiasi pencapaian ini sebagai bukti keberhasilan kurikulum yang mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pengalaman industri dan riset berbasis kebutuhan nyata. “Publikasi hasil tugas akhir di jurnal Q1 menunjukkan bahwa mahasiswa Sains Data UNM tidak hanya mampu menyelesaikan studi, tetapi juga menghasilkan karya ilmiah berkualitas yang mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *