ROMA, 12 Juni – Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung pada hari Jumat sepakat untuk memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara. Dalam pertemuan yang berlangsung di Roma, kedua pemimpin menandatangani beberapa nota kesepahaman yang mencakup kerjasama di bidang teknologi dan pengembangan.
Kedua pemimpin membahas potensi kolaborasi yang lebih erat dalam sektor semikonduktor dan teknologi tinggi, termasuk kecerdasan buatan, luar angkasa, otomotif, dan energi. Kerja sama ini dianggap penting mengingat perkembangan pesat dalam sektor-sektor tersebut yang dapat memberikan dampak signifikan bagi perekonomian kedua negara.
Nota kesepahaman yang ditandatangani juga mencakup dukungan untuk usaha kecil dan menengah, serta kerjasama dalam ekonomi sosial. Hal ini menunjukkan komitmen kedua negara untuk memperkuat sektor ekonomi yang dapat menciptakan lapangan kerja dan inovasi.
Selain itu, kedua negara sepakat untuk menandatangani rencana aksi strategis yang mencakup aspirasi untuk mereformasi Dewan Keamanan PBB agar lebih representatif dan efektif dalam menangani isu-isu global. Reformasi ini menjadi penting di tengah dinamika geopolitik yang terus berubah.
Meloni dan Lee juga membahas berbagai isu internasional, menegaskan komitmen mereka untuk menjaga stabilitas di kawasan Indo-Pasifik dan upaya untuk membuka kembali Selat Hormuz, yang merupakan jalur perairan vital bagi perdagangan global.
Di akhir pertemuan, Meloni dan Lee dijadwalkan untuk bertemu dengan para pemimpin bisnis, termasuk Ketua Samsung Electronics Jay Y. Lee, Ketua Fincantieri Biagio Mazzotta, dan CEO Ferrari Benedetto Vigna. Pertemuan ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerjasama bisnis antara Italia dan Korea Selatan.