Olivia Rodrigo: Telinga Kirinya 60% Tuli, Sudah Berdamai

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Penyanyi pop muda asal Amerika Serikat, , baru-baru ini mengungkapkan bahwa dirinya mengalami pada telinga kirinya, yang mencapai 60 persen. Pelantun lagu hits “good 4 u” ini menyatakan bahwa kondisi tersebut membuatnya kesulitan mendengar percakapan dari sisi kiri tubuhnya. Meskipun begitu, Rodrigo mengaku telah berdamai dengan situasi ini dan bahkan kerap menjadikannya bahan lelucon.

Dalam sebuah wawancara dengan E! News, Olivia menyatakan, “Sebenarnya, saya mengalami gangguan pendengaran sekitar 60 persen di telinga kiri saya. Jadi, jika kamu duduk di sisi saya dan mencoba memberi tahu saya sebuah rahasia, saya tidak akan mengerti apa yang kamu katakan.” Pernyataan ini menunjukkan bagaimana Rodrigo mengatasi tantangan tersebut dengan sikap positif.

Kondisi pendengarannya ini bukanlah hal baru bagi sang penyanyi. Dalam wawancara sebelumnya dengan The Hollywood Reporter pada tahun 2023, Rodrigo mengungkapkan bahwa ia baru menyadari adanya gangguan pendengaran saat masih di taman kanak-kanak. Saat itu, ia menjalani tes pendengaran rutin dan diberi tahu bahwa pendengarannya kurang baik. “Saya tidak pernah tahu, sampai ketika saya masuk TK dan melakukan tes pendengaran, mereka berkata, ‘Oh, pendengaranmu kurang baik,'” jelasnya.

Rodrigo menanggapi kondisi ini dengan sikap yang santai. Ia bahkan membandingkan dirinya dengan temannya, fotografer Petra Collins, yang memiliki masalah penglihatan. “Teman saya, Petra, dia mengalami gangguan penglihatan. Jadi kami selalu bercanda bahwa saya membuat musik karena pendengaran saya buruk, dan dia mengambil foto karena penglihatannya buruk,” tuturnya sambil tersenyum.

Sejak meraih ketenaran berkat single “Drivers License” pada tahun 2021, Rodrigo juga berbagi tentang tantangan yang ia hadapi. Ia mengakui bahwa tekanan dari kehidupan publik dapat berpengaruh pada kesehatan mentalnya. “Aku menjalaninya semuanya selangkah demi selangkah. Tapi ini bisa sangat berat bagi kesehatan mental. Aku bersyukur kepada orang-orang yang menyukaiku apa adanya dan menjauhkan aku dari semua kebisingan serta tabloid atau apa yang orang katakan tentangku di media sosial,” ungkapnya.

Selain berbagi tentang kehidupannya, Olivia Rodrigo juga aktif menyuarakan isu-. Dalam wawancara dengan New York Times Popcast, ia menjelaskan mengapa ia merasa perlu berbicara tentang situasi di Gaza. “Saya adalah seorang seniman, dan pekerjaan saya adalah mengungkapkan apa yang saya rasakan lalu menyampaikannya kepada orang lain. Menurut saya akan terasa tidak jujur jika saya berpura-pura tidak merasa patah hati atas apa yang sedang terjadi di Gaza,” tuturnya dengan penuh empati.

Rodrigo bersyukur memiliki lingkungan yang mendukung dan sejalan dengan pandangannya. “Saya merasa dikelilingi oleh orang-orang yang memiliki pandangan yang sangat sejalan dengan saya, dan saya sangat menghargai itu. Tidak pernah ada yang mengatakan kepada saya, ‘jangan lakukan itu’,'” tambahnya.

Dengan pengaruh yang dimilikinya sebagai seorang artis, Rodrigo merasa terpanggil untuk melakukan lebih banyak hal dalam menyuarakan isu-isu kemanusiaan. “Saya selalu merasa bahwa saya seharusnya bisa berbuat lebih banyak, berbicara lebih banyak, dan hal-hal semacam itu,” ujarnya.

Olivia berjudul “You Seem Pretty Sad for a Girl So In Love” telah dirilis pada 12 Juni. Sebelumnya, pada bulan April, ia merilis lagu “Drop Dead” sebagai single utama dari album tersebut, yang langsung menduduki puncak tangga lagu di seluruh dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *