Setelah pertemuan puncak antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping, banyak yang bertanya apa yang akan terjadi selanjutnya dalam rivalitas antara kedua negara besar ini. Pada hari terakhir kunjungan kenegaraan Trump ke Cina, biasanya diadakan upacara penandatanganan kesepakatan yang dihadiri oleh para pemimpin dari kedua pihak. Namun, kali ini, lebih banyak fokus diberikan kepada hubungan pribadi yang telah terjalin antara kedua pemimpin.
Dalam sesi foto setelah pertemuan, Xi menggambarkan kunjungan Trump sebagai “sejarah” dan “tonggak penting”, serta menambahkan bahwa “konsensus penting telah dicapai mengenai isu-isu yang menjadi perhatian kedua pihak.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa ada kemajuan dalam pembicaraan, meskipun detail spesifik mengenai kesepakatan yang dicapai belum dipublikasikan secara luas.
Trump sendiri menyebut kunjungannya ke Beijing sebagai “fantastis”. Ia kembali memuji Xi dengan menyebutnya sebagai sahabat lama selama lebih dari 11 tahun. Trump menekankan bahwa hubungan personal mereka telah memungkinkan untuk menyelesaikan banyak isu yang rumit antara kedua negara. Hal ini penting mengingat hubungan AS-Cina yang sering kali dipenuhi dengan ketegangan, terutama dalam hal perdagangan dan kebijakan luar negeri.
Wang Yi, Menteri Luar Negeri Cina, juga menjelaskan harapannya agar kedua belah pihak dapat bekerja sama lebih erat. Ia menyatakan, “Kedua belah pihak harus bekerja sama untuk mempersiapkan dengan matang, menciptakan suasana yang kondusif, dan mencapai hasil yang lebih substansial dalam interaksi dan pertukaran antara kedua kepala negara.” Pernyataan ini menunjukkan upaya untuk meredakan ketegangan dan menciptakan peluang baru bagi kolaborasi di masa depan.
Rivalitas antara AS dan Cina sangat relevan bagi banyak negara, termasuk Indonesia, yang memiliki hubungan dagang yang signifikan dengan kedua belah pihak. Dengan semakin terjalinnya interaksi antara Trump dan Xi, banyak yang berharap ini akan membawa dampak positif bagi stabilitas ekonomi global, yang pada gilirannya dapat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Indonesia. Oleh karena itu, perhatian terhadap perkembangan ini sangat penting bagi semua pihak yang terlibat.