JAKARTA BARAT – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melakukan peninjauan langsung terhadap penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Senin (15/6). Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan perbaikan rumah yang diberikan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kunjungan tersebut, Mendagri Tito melakukan dialog langsung dengan warga penerima BSPS, mendengarkan keluhan dan harapan mereka terkait kondisi rumah yang akan diperbaiki. Selain itu, dialog juga dilakukan secara virtual dengan sejumlah penerima bantuan di lokasi lain di Jakarta, menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjangkau semua penerima manfaat.
Tito Karnavian menekankan pentingnya pemantauan langsung terhadap pelaksanaan program ini. Ia menjelaskan bahwa pihak pemerintah secara konsisten turun ke lapangan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar efektif dan sesuai dengan tujuan dari program BSPS. “Kami sudah beberapa kali turun ke lapangan bersama Pak Ara (Menteri PKP) dan Ibu Wini (Kepala BPS),” tambahnya.
Kunjungan ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Dengan adanya program BSPS, diharapkan dapat memperbaiki kondisi tempat tinggal sehingga berdampak positif bagi kehidupan sehari-hari. Mendagri juga mengimbau pemerintah daerah untuk lebih proaktif dalam memperluas dukungan anggaran melalui APBD agar lebih banyak masyarakat yang bisa mendapatkan manfaat dari program ini.
Sejalan dengan itu, Tito mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani masalah perumahan. Ia berharap, dengan dukungan yang lebih besar dari pemerintah daerah, program bedah rumah dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan, sehingga masalah kualitas hunian di Indonesia dapat teratasi secara lebih efektif.
Peninjauan ini tidak hanya menyediakan bantuan fisik, tetapi juga menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat. Dengan program yang tepat, diharapkan setiap warga negara dapat memiliki tempat tinggal yang layak dan aman.